Kamis, 23 Juni 2005, bertempat di Balai Agung Jakarta Pusat, Bazis Propinsi DKI Jakarta memberikan penghargaan kepada petugas operasional pengumpul zakat, infaq dan shadaqah terbanyak tahun 2004. Penghargaan ini diserahkan oleh Gubernur Propinsi DKI Jakarta, Sutiyoso.
Kamis, 23 Juni 2005, bertempat di Balai Agung Jakarta Pusat, Bazis Propinsi DKI Jakarta memberikan penghargaan kepada petugas operasional pengumpul zakat, infaq dan shadaqah terbanyak tahun 2004. Penghargaan ini diserahkan oleh Gubernur Propinsi DKI Jakarta, Sutiyoso.
Dalam sambutannya, Kepala Bazis Propinsi DKI Jakarta, HM Sukanta AS mengucapkan terima kasih kepada seluruh petugas operasional, baik dari tingkat kelurahan, kecamatan, kotamadya dan unit/satuan kerja. Berkat kegigihan dan kerjasama berbagai pihak, Bazis Prop. DKI pada tahun 2004 berhasil mengumpulkan ZIS sebesar Rp 16.257.823.896,56. Jumlah ini mengalami kenaikan 15, 28 persen dibandingkan tahun sebelumnya (2003) sebesar Rp 14.103.504.330,83.
Penghargaan ini bertujuan untuk memotivasi dan mendorong kinerja para petugas operasional dalam meningkatkan intensifikasi, dan diversifikasi yang kreatif dalam menggali potensi ZIS secara optimal, akuntabel, dan transparan.
Atas prestasi para petugas operasional sebagai pengumpul ZIS terbanyak pada tahun 2004, Gubernur melalui keputusannya No. 1107 Tahun 2005 memberikan penghargaan berupa medali dan piagam kepada:
A. Tingkat Kotamadya
1. Kotamadya Jakarta Barat sebagai pengumpul ZIS terbanyak I
2. Kotamadya jakarta Selatan sebagai pengumpul ZIS terbanyak II
3. Kotamadya Jakarta Pusat sebagai pengumpul ZIS terbanyak III
B. Tingkat Kecamatan
1. Kecamatan Kebon Jeruk sebagai pengumpul ZIS terbanyak I
2. Kecamatan Tambora sebagai pengumpul ZIS terbanyak II
3. Kecamatan Kebayoran Baru sebagai pengumpul ZIS terbanyak III
C. Tingkat Kelurahan
1. Kelurahan Duri Kepa sebagai pengumpul ZIS terbanyak I
2. Kelurahan kebayoran Baru sebagai pengumpul ZIS terbanyak II
3. Kelurahan Srengseng sebagai pengumpul ZIS terbanyak III
D. Unit/satuan kerja
1. Dipenda Propinsi DKI Jakarta sebagai pengumpul ZIS terbanyak I
2. Kanwil Depag Propinsi DKI Jakarta sebagai pengumpul ZIS terbanyak II
3. P2B Propinsi DKI Jakarta sebagai pengumpul ZIS terbanyak III
Dalam kesempatan ini, Gubernur DKI memberikan selamat kepada Bazis DKI Jakarta. Menurutnya, keberhasilan ini merupakan indikator peningkatan kesadaran masyarakat dalam menunaikan kewajiban ZIS. Hal ini juga didukung oleh keseriusan Bazis untuk lebih transparan dengan diauditnya keuangan ZIS tahun 2004.
Dengan pengelolaan yang transparan dan profesional, potensi ZIS masih bisa ditingkatkan. Sebab, potensi ZIS di Propinsi DKI Jakarta sangatlah besar dan belum tergali secara optimal. Oleh karena itu, Sutiyoso mengajak para muzaki untuk terus mengamalkan ZIS sebagai salah satu bentuk ibadah kita kepada Allah. Hasilnya diharapkan dapat membantu kaum dhuafa, meningkatkan sumber daya masyarakat, dan membangun sarana dan prasarana peribadatan.[]