BAZIS Kota Adm. Jakarta Pusat (Kembali) Bantu Masjid Nurul Kalam
Bantuan senilai tujuh puluh lima juta rupiah tersebut diserahkan langsung Asisten Kesmas Walikota Jakarta Pusat, H. As’at kepada ketua masjid nurul Kalam, H. Inang didampingi wakil kepal BAZIS Provinsi DKI Jakarta, H. Ale Abdullah, Camat dan Lurah Menteng dan disaksikan para jamaah shalat Jumat masjid Nurul Kalam, menteng Tengulun Jakarta Pusat (26/03).
Bantuan ini merupakan yang ketiga kalinya, sebelumnya telah diberikan di tahun 2009. bantuan ini dimaksudkan sebagai bantuan monumental di wilayah Jakarta Pusat. Sehingga wajar jika masjid ini menjadi perhatian BAZIS Jakarta Pusat.
Ibu walikota yang diwakili Asiosten Kesmas Walikota Jakpus memberikan himbauan kepada masyarakat, agar selalu meningktakan hasil pengumpulan ZIS. Semakin banyak ZIS yang terkumpul, maka semakin banyak pula masjid-masjid, anak rawan putus sekolah yang dapat dibantu oleh BAZIS Jakarta Pusat. Yang perlu diketahui oleh masyarakat Jakarta Pusat, bahwa pengelolaan ZIS di BAZIS Jakarta pusat dikelola sangat transparan dan telah diaudit secara independen oleh KAP. “Kami menghimbau agar seluruh lapisan masyarakat (bagi yang memenuhi syarat) menunaikan ZIS-nya, baik melalui RT/RW, Kelurahan, Kecamatan, atau langsung ke kantor Walikota Jakarta Pusat,” imbaunya.
Menurut H. Ale Abdullah menambahkan bahwa BAZIS dalam mendayagunakan hasil ZIS mengikuti prinsip “mengukur” dan “mengukir.” Pada kesempatan ini, BAZIS Jakpus hendak mengukir pendayagunaan dalam bentuk bantuan menumental di masjid yang lingkungannya sangat meprihatinkan. Dimana lingkungan masyarakat ini sangat beragam dan perlu mendapatkan pencerahan dan pembinaan dari sisi mental spriritual.
Last Updated on Jun272010












Farel Margiyanto (5) adalah satu dari banyak anak Ibukota hidupnya tidak seberuntung anak-anak jakarta yang tengah mengalami kendala financial untuk melunasi dan biaya berobat.
Pembekalan kepada Petugas Operasional (PO) tingkat Kecamatan dan Kelurahan se Jakarta Pusat ini dilaksanakan di Gedung Serba Guna Walikota Jakarta Pusat. (3/3).
BAZIS Jakbar Bantu 45 Juta ke Yayasan Pendidikan At-taufiq. Bantuan senilai 45 juta rupiah tersebut diserahkan langsung oleh Kepala Pelaksana BAZIS Jakarta Barat Drs. H. Djubaidi Adih, M.Ag
Sebanyak dua puluh peserta studi banding dari BAZ Kota Semarang kembali mengunjungi BAZIS Provinsi DKI Jakarta. Sebagai BAZ tertua di Indonesia, BAZIS merupakan tempat yang tempat untuk menggali informasi dan pengalaman. “Banyak hal yang dapat kami bawa pulang untuk menerapkan pengalaman suksesnya BAZIS provinsi DKI Jakarta dalam membidik muzaki. Pasalnya pengumpulan ZIS di BAZIS selalu mengalami kenaikan yang sangat signifikan, bahkan tahun lalu mampu menembus angka 44 M rupiah. Ini merupakan prestasi yang layak dicontoh dan dikembangkan di BAZ kami,” kata H. Mahfudz Ali, SH, M.Si kepada Peduli Ummat (10/3).
Bantuan senilai 100 juta rupiah itu diserahkan langsung oleh Kepala BAZIS Provinsi DKI Jakarta, H. Amir Bahar kepada ketua masjid KH. M. Siddiq Fauzie di hadapan jamaah shalat Jumat masjid Jami Darurrahim
BAZIS Provini DKI Jakarta akan menyalurkan bantuan biaya pendidikan (BBP) selama tiga hari sejak tanggal 2 – 4 Februari 2010 bertempat di lima wilayah kota dan Kabupaten Kepulauan Seribu kepada 795 orang
BAZIS Provinsi DKI Jakarta sejak awal sangat concern terhadap peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM), terlebih bagi mereka yang rawan putus sekolah. adalah Anisa Rahmat, Yandi Septian, dan Yanti Sepiani. Ketiganya adalah siswa siswi Yayasan Pesantren Islam “Yappis” Jl. Tawes No. 21-22 Tanjung Priuk, Jakarta Utara telah mendapatkan bantuan biaya pendidikan rawan putus sekolah dari BAZIS Provinsi DKI Jakarta
Bantuan senilai 20 juta rupiah itu diberikan langsung kepala BAZIS Provinsi DKI Jakarta H. Amir Bahar, SH.MM kepada Direksi Rumah Sakit Islam Jakarta Sukapura, Dr.H.Sukiman Rusli, Sp.PD di ruang Serbaguna rumah sakit tersebut. (13/11).
Walikota Jakarta Barat H M Djoko Ramadhan, Kamis (19/11), menyerahkan bantuan kepada 200 lembaga keagamaan dan 200 fisabilillah se Jakarta Barat senilai Rp 400 juta, di ruang serba guna, kantor Walikota Jakarta Barat, Jalan Raya Kembangan no 2
