Selamatkan Anak Rawan Putus Sekolah di Jakut
BAZIS Provinsi DKI Jakarta sejak awal sangat concern terhadap peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM), terlebih bagi mereka yang rawan putus sekolah. adalah Anisa Rahmat, Yandi Septian, dan Yanti Sepiani. Ketiganya adalah siswa siswi Yayasan Pesantren Islam “Yappis” Jl. Tawes No. 21-22 Tanjung Priuk, Jakarta Utara telah mendapatkan bantuan biaya pendidikan rawan putus sekolah dari BAZIS Provinsi DKI Jakarta
Mereka mengalami kendala finansial berupa tunggakan SPP sekolah, sehingga mereka tidak dapat mengikuti proses belajar dengan tenang. Sebut saja Anisa dan kedua adiknya, memiliki tunggakan SPP dan biaya-biaya sekolah hingga mencapai 4 juta rupiah. Beruntung pihak sekolah masih memberikan dispensasi untuk mengikuti ujian masih tersisa tunggakan.
Adalah BAZIS Provinsi DKI Jakarta yang sejak awal sangat concern terhadap peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM), terlebih bagi mereka yang rawan putus sekolah. Meski di sana-sini, sekolah sudah mendapatkan bantuan dari pemerintah, kenyataannya tidaklah seperti yang dibayangkan. Banyak sekolah, khususnya swasta masih menerapakan biaya pendidikan untuk menutupi biaya operasional sekolah, seperti gaji guru, ATK, dan sebagainya. Hal inilah yang menurut Kepala BAZIS Provinsi DKI Jakarta, H. Amir Bahar, SH. MM menjadi prioritas dalam pendayagunaan dana ZIS di BAZIS Provinsi DKI Jakarta. “Jangan sampai ada anak didik yang memiliki tunggakan uang sekolah yang akhirnya berhenti bersekolah,” harapnya.
Lebih lanjut H. Amir Bahar mengatakan bahwa sebagian dana ZIS yang dihimpun BAZIS DKI Jakarta berasal dari para guru-guru melalui pemotongan zakat profesi pegawai negeri sipil DKI Jakarta.
Bantuan senilai empat juta rupiah diserahkan langsung oleh H. Amir Bahar kepada Anisa Rahmat dan kedua adiknya di yayasan pesantren Islam “Yappis” Tanjung Priuk Jakarta Utara Last Updated on Jun272010










Bantuan senilai tujuh puluh lima juta rupiah tersebut diserahkan langsung Asisten Kesmas Walikota Jakarta Pusat, H. As’at kepada ketua masjid nurul Kalam, H. Inang didampingi wakil kepal BAZIS Provinsi DKI Jakarta, H. Ale Abdullah, Camat dan Lurah Menteng dan disaksikan para jamaah shalat Jumat masjid Nurul Kalam, menteng Tengulun Jakarta Pusat (26/03).
Farel Margiyanto (5) adalah satu dari banyak anak Ibukota hidupnya tidak seberuntung anak-anak jakarta yang tengah mengalami kendala financial untuk melunasi dan biaya berobat.
Pembekalan kepada Petugas Operasional (PO) tingkat Kecamatan dan Kelurahan se Jakarta Pusat ini dilaksanakan di Gedung Serba Guna Walikota Jakarta Pusat. (3/3).
BAZIS Jakbar Bantu 45 Juta ke Yayasan Pendidikan At-taufiq. Bantuan senilai 45 juta rupiah tersebut diserahkan langsung oleh Kepala Pelaksana BAZIS Jakarta Barat Drs. H. Djubaidi Adih, M.Ag
Sebanyak dua puluh peserta studi banding dari BAZ Kota Semarang kembali mengunjungi BAZIS Provinsi DKI Jakarta. Sebagai BAZ tertua di Indonesia, BAZIS merupakan tempat yang tempat untuk menggali informasi dan pengalaman. “Banyak hal yang dapat kami bawa pulang untuk menerapkan pengalaman suksesnya BAZIS provinsi DKI Jakarta dalam membidik muzaki. Pasalnya pengumpulan ZIS di BAZIS selalu mengalami kenaikan yang sangat signifikan, bahkan tahun lalu mampu menembus angka 44 M rupiah. Ini merupakan prestasi yang layak dicontoh dan dikembangkan di BAZ kami,” kata H. Mahfudz Ali, SH, M.Si kepada Peduli Ummat (10/3).
Bantuan senilai 100 juta rupiah itu diserahkan langsung oleh Kepala BAZIS Provinsi DKI Jakarta, H. Amir Bahar kepada ketua masjid KH. M. Siddiq Fauzie di hadapan jamaah shalat Jumat masjid Jami Darurrahim
BAZIS Provini DKI Jakarta akan menyalurkan bantuan biaya pendidikan (BBP) selama tiga hari sejak tanggal 2 – 4 Februari 2010 bertempat di lima wilayah kota dan Kabupaten Kepulauan Seribu kepada 795 orang
Bantuan senilai 20 juta rupiah itu diberikan langsung kepala BAZIS Provinsi DKI Jakarta H. Amir Bahar, SH.MM kepada Direksi Rumah Sakit Islam Jakarta Sukapura, Dr.H.Sukiman Rusli, Sp.PD di ruang Serbaguna rumah sakit tersebut. (13/11).
Walikota Jakarta Barat H M Djoko Ramadhan, Kamis (19/11), menyerahkan bantuan kepada 200 lembaga keagamaan dan 200 fisabilillah se Jakarta Barat senilai Rp 400 juta, di ruang serba guna, kantor Walikota Jakarta Barat, Jalan Raya Kembangan no 2
